Surya Fajar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tidak ada kendala dalam penanganan Covid-19 ditengah merebaknya varian Omicron.
Wakil Gubernur Jakarta, Ahmad Riza Patria menyatakan barang-barang seperti alat pelindung diri (APD), vitamin, obat-obatan dan masker masih tersedia stoknya.
“Berbagai dukungan masker, APD, obat, semuanya siap,” kata Riza di Balai Kota, Kamis (6/1/2022).
Ia memastikan pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk ketersediaan berbagai fasilitas serta sarana dan prasarana Rumah Sakit (RS).
“Sejauh ini kami terus berkomitmen untuk memastikan berbagai fasilitas rumah sakit obat obatan, vitamin, apd semuanya siap,” ujarnya.
Meski demikian, Riza tak menampik adanya kenaikan Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur RS, dimana saat ini angkanya di 7 persen, atau naik 3 persen hanya dalam satu hari.
“Sebelumnya BOR turun 4 persen sekarang meningkat 7 persen,” paparnya.
Kondisi yang sama juga terjadi pada ruang intensive care unit (ICU) yang naik 1 persen. Kini, BOR ICU di angka 5 persen.
“Perlu kami sampaikan bahwa BOR sekarang meningkat menjadi 7 persen dan ICU menjadi 5 persen,” ungkap Riza.
Riza mengatakan penularan varian Omicron menjadi salah satu pemicunya. Selain karena adanya peningkatan kasus positif Covid-19 beberapa hari terakhir.
“Ya itu salah satunya, tapi kan positifnya hari ini juga meningkat ya. Jadi 115 ada peningkatan dari yang sebelumnya 108, 110, 97 jadi memang ada peningkatan positif beberapa hari ini,” jelasnya.
Untuk itu ia mengimbau warga agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan segera mendaptkan vaksin lenkap bagi yang belum. Hal itu agar mengurangi resiko penularan dan mengalami gejala berat ketika terpapar virus Covid-19.
“Menjadi perhatian kita bersama mohon warga lebih disiplin dan taat lagi sekalipun di DKI Jakarta skrng sudah dinaikan dilevel 2,” tandasnya.
Pemprov DKI Jakarta kembali mencatat adanya peningkatan harian kasus Covid-19 varian Omicron, Selasa (4/1/2022). Wakil Gubernur Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan ada penambahan sebanyak 90 kasus. Sehingga total ada sebanyak 252 kasus Covid-19 varian Omicron di Ibukota.
