Surya Fajar – Pernah gak sih ngerasain kenapa anak itu kok susah banget ya dikasih tahu, sekalinya dikasih tahu malah ngeyel, alias keras kepala banget. Kalo dikasi tahu juga bukannya nurut malah ngambek.
Sebenarnya setiap anak itu pasti punya sifat ‘keras kepala’, Karena mungkin dari faktor usia yang belum dewasa, makanya kemampuan untuk mengerti dan memahami suatu hal juga belum begitu sempurna.
Sebenarnya sifat keras kepala itu lebih dipengaruhi oleh sikap dari orang tuanya sendiri. Kalau pola asuhnya salah, maka hal itu pun akan memperburuk sifat keras kepala pada anak.
Dikutip dari akun instagram wilayah.parenting, inilah penjelasan kenapa anak menjadi keras kepala jika didikannya seperti berikut.
1. Anak terlalu sering dibentak.
Ketika seorang anak melakukan kesalahan, sebagian orang tua tidak segan langsung membentak si anak bahkan mungkin didepan orang banyak. Hal ini justru akan membuat seorang anak menjadi sakit hati.
2. Selalu menuruti permintaan anak.
Ketika seorang anak tantrum (ledakan emosi sang anak), karena meminta sesuatu, ada sebagian orang tua yang tidak tahan karena anak merengek, makanya orang tua menurutinya.
3. Selalu berbicara dengan keras.
Seorang anak adalah peniru yang handal. Apapun yang dilakukan oleh orang tua, anak akan menirunya dengan cepat. Jika orang tua menyelesaikan suatu masalah dengan nada yang keras, maka anak pun akan menirunya. Anak jadi belajar bahwa jika ada masalah bisa diselesaikan dengan marah-marah atau nada keras.
4. Anak kurang mendapatkan perhatian.
Anak yang kurang mendapatkan perhatian dari kedua orang tuanya bisa memicu seorang anak menjadi keras kepala. Biasanya seorang anak akan keras kepala untuk mendapatkan perhatian dari orang tuanya.
5. Orang tua selalu otoriter.
Orang tua yang otoriter biasanya selalu menuntut anak untuk mengikuti semua kemauan orang tuanya. Pola asuh yang seperti ini justru akan membuat anak tidak bebas untuk berkreasi dan akan selalu membatasi ruang gerak anak. Seiring berjalannya waktu, seorang anak akan menjadi pembangkang dan akan cenderung akan berontak.
Semoga para orang tua bisa menyikapi nya dengan bijak, semoga bermanfaat.
