Surya Fajar – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan, saat ini pemerintah tengah menyiapkan tempat vaksinasi booster di wilayah pemberangkatan mudik.
“Vaksinasi ini memang diutamakan di wilayah-wilayah tempat pemberangkatan mudik seperti Jabodetabek, Jabar, Jateng dan kota-kota besar di Jatim dan kota luar Jawa termasuk Medan, Makassar, dan sekitarnya,” kata Menteri Muhadjir, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (14/4/2022).
Menurutnya, dua tahun tanpa mudik Lebaran diprediksi memicu antusiasme masyarakat yang mudik.
Lebih lanjut, Muhadjir menyampaikan, arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan akan sangat besar.
“Sekitar 80 juta orang pemudik diprediksi akan “balas dendam” pulang ke kampung halamannya,” imbuhnya.
“Dua tahun ini pemerintah tak menyiapkan kebijakan mudik. Tahun ini kita tata dan siapkan mudik sebaik-baiknya, dari aparat keamanan, penyelenggara transportasi sampai kesehatan,” tambah Muhadjir.
Oleh karena itu, kata Muhadjir, sejak jauh-jauh hari penataan dan penyiapan mudik tengah dipersiapkan oleh pemerintah agar momen mudik Lebaran dapat dikendalikan dengan baik.
Ia berharap, dengan vaksin lengkap, kesehatan para pemudik, dan juga keluarga sanak saudara di kampung halaman dapat terjamin.
“Akan tetapi tempat yang menjadi tujuan mudik juga kita siapkan. Karena itu vaksinasi ini tetap kita gencarkan di semua sektor semua bagian dan kita gunakan momentum ramadan ini kita adakan vaksinasi ramadan,” jelasnya.
Lebih lanjut, untuk prasarana transportasi, Muhadjir menyampaikan, pemerintah juga tengah merancang siasat yang akan dilakukan untuk mengendalikan lonjakan perjalanan di jalur darat, laut, dan udara.
“Misalnya untuk jalur darat dirancang prasarana jalan dan rest area yang baik di jalan tol, menyiapkan SPBU Mobile. Kemudian untuk jalur laut, dirancang perjalanan kapal-kapal penumpang yang besar untuk diprioritaskan. Untuk jalur udara dibuka landasan tambahan untuk pesawat terbang,” jelas Muhadjir.
Muhadjir berpesan, kepada masyarakat yang telah berencana mudik untuk dapat menyiapkan diri dengan baik. Perbekalan, kemudian kondisi kesehatan, serta telah vaksin untuk mengamankan dirinya dan keluarga dari covid-19. Termasuk kondisi kendaraannya bila menggunakan kendaraan pribadi.
“Pesan saya kepada masyarakat siapkan bekal untuk berangkat, itu termasuk kondisi kendaraannya, keamanan dirinya terutama terhadap ancaman covid-19. Jangan sampai datang ke tempat mudik membawa oleh-oleh virus,” pungkasnya
