Surya Fajar – Fluktuasi harga komoditas telur di Yogyakarta telah dirasakan masyarakat hampir satu bulan terakhir. Kenaikan diduga karena permintaan yang tinggi akibat banyaknya agen penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) yang memborong telur dari distributor atau peternak.
Octavianus Benny pedagang kelontong di Jalan Nyi Condrolukito, Sleman, menuturkan, distributor telur memang tengah mendapat banyak pesanan untuk agen program PKH.
“Ini cerita dari yang memasok telur ya. Kalau ada pengumuman PKH akan dicairkan, langsung harga naik,” ujarnya.
Benny pun menyatakan benar, jika distributor atau peternak ayam petelur lebih mengutamakan agen PKH. Hal itu membuat harga telur merangkak naik hingga menembus Rp30.000 per kilogramnya.
“Karena sekarang untuk PKH langsung ke agen. Nah, permintaan pasti melonjak. Ini sudah lebih dua pekan naik,” Benny, menjelaskan.
Sulit menjual
Bapak satu orang putri ini menyebutkan akibat tingginya permintaan, membuat harga komoditas telur naik pesat. Bahkan kini telur lehor dijual di kisaran harga Rp30.000–32.000 per kilonya.
“Kami pernah jual Rp24.000. Saat itu, dari harga Rp24.000 naik ke Rp30.000 hanya dalam waktu tiga hari saja,” katanya. Kenaikan harga telur ini pada akhirnya membuat para pedagang kesulitan.
Sartinem, pedagang telur di Pasar Beringharjo, yang merupakan pasar tradisional terbesar di Yogyakarta, mengungkapkan kenapa penjualan menurun drastis. Itu karena sebagian masyarakat yang menerima program bantuan PKH, tak perlu lagi membeli telur.
“Kan sudah banyak yang dapat dari PKH. Jadi, mereka enggak usah beli (telur) lagi,” ujar warga Bantul itu.
Program PKH yang diluncurkan pemerintah pada 2007, awalnya diberikan lewat kucuran dana tunai ke keluarga miskin yang membutuhkan. Namun, demi transparansi dan menghindari potongan terhadap penerima bantuan, pola PKH itu diubah.
Dalam beberapa tahun terakhir, bantuan PKH diterimakan dalam bentuk barang, seperti telur, minyak goreng atau kebutuhan pokok lainnya. Warga penerima bantuan sosial PKH bisa mendapatkan kebutuhan tersebut di agen yang ditunjuk dinas sosial setempat.
