Surya Fajar – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, harga komoditas gula dunia mengalami kenaikan. Berdasarkan data, kenaikan tercatat hingga 4,15 persen atau harganya berkisar di angka USD703/ton.
“Berikutnya yang perlu menjadi perhatian adalah juga terkait dengan komedi gula. Ini (gula) juga mengalami kenaikan di internasional sebesar 4,15 persen,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Isy Karim dalam keterangannya, Kamis (15/6/2023).
Isy menyebutkan kenaikan terjadi salah satunya karena potensi penurunan produksi dari negara produsen gula dunia, yakni India. Dari semula produksi di angka 36,5 juta metrik ton menurun menjadi 32,8 juta metrik ton.
Hal tersebut menyebabkan angka ekspor gula ikut turun. Yaitu dari semula 9 juta menjadi sekitar 6 juta metrik ton.
Lebih lanjut, ia menekankan kondisi ini perlu di waspadai karena dapat mempengaruhi harga gula di tanah air. Sebab diketahui kebutuhan gula nasional hingga saat ini belum sepenuhnya dipasok dari dalam negeri.
